Wamen Ekraf Raih Penghargaan PPIT untuk Kontribusi di Ekonomi Kreatif

Kemenekraf/Bekraf RISelasa, 18 November 2025
Wamen Ekraf Raih Penghargaan PPIT untuk Kontribusi di Ekonomi Kreatif

Jakarta, 18 November 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menerima penghargaan "Friendship of Service Appreciation" dari Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Tiongkok (PPIT) atas kontribusinya dalam memperkuat kreativitas dan identitas budaya dalam perekonomian nasional. Penghargaan diserahkan dalam acara "HK78: Chinese-Indonesian for Nusantara" yang digelar MarkPlus Corporation di MarkPlus Main Campus, Jakarta, Selasa, 18 November 2025.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima penghargaan "Friendship of Service Appreciation" dari Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Tiongkok (PPIT) yang digelar oleh MarkPlus Corporation di MarkPlus Main Campus, Jakarta, Selasa, (18/11/2025).

“Ekonomi kreatif tumbuh ketika ada ruang berbagi, ruang berjejaring, dan ruang berkolaborasi. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kekuatan ekonomi kreatif Indonesia bersumber dari keberagaman budaya yang terus berinteraksi, memberi inspirasi, dan menciptakan peluang,” ujar Wamen Ekraf.

Penghargaan “Friendship of Service Appreciation” diberikan kepada figur-figur Tionghoa Indonesia yang dinilai telah berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional, di antaranya Wamen Ekraf Irene Umar serta Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. Acara ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-78 Founder & Chair of MCorp, Hermawan Kartajaya, sekaligus forum berbagi wawasan mengenai kontribusi masyarakat Tionghoa Indonesia dalam sejarah dan pengembangan ekonomi bangsa.

MCorp merupakan perusahaan konsultan pemasaran terkemuka yang didirikan pada tahun 1990 oleh Hermawan Kartajaya, dengan tiga divisi utama yaitu MarkPlus Institute, Marketeers, dan MarkPlus, Inc.

Wamen Ekraf mengapresiasi peran MCorp sebagai pihak swasta yang memberikan kontribusi penting dalam pengembangan pengetahuan dan praktik pemasaran nasional, termasuk bagi pegiat ekonomi kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.

“Apa yang dibangun MCorp melalui ilmu pemasaran selama lebih dari tiga dekade telah membuka jalan bagi banyak pejuang kreatif untuk memahami pasar, membangun brand, dan mengembangkan strategi bisnis yang relevan,” ujar Wamen Ekraf.

Founder & Chair of MCorp, Hermawan Kartajaya, menyampaikan refleksi perannya selama puluhan tahun sebagai tokoh pemasaran Indonesia, sekaligus mengapresiasi kontribusi masyarakat Tionghoa Indonesia dalam memajukan ekonomi bangsa.

“Kita harus bangga menjadi warga negara Indonesia. Nasionalisme teruji ketika kita memberi yang terbaik bagi negeri, dan keberagaman justru menjadi kekuatan yang mempersatukan kita sebagai bangsa,” ungkap Hermawan.

Acara HK78: Chinese-Indonesian for Nusantara diisi dengan rangkaian presentasi yang menyoroti peran Tionghoa Indonesia dalam sejarah, pemasaran, dan pembangunan bangsa, dan ditutup dengan penyerahan penghargaan “Friendship of Service Appreciation” oleh Ketua Umum PPIT, Al Busyra Basnur. Ia menilai bahwa Irene Umar merupakan representasi bagaimana generasi Tionghoa Indonesia memberi kontribusi penting bagi pembangunan nasional, khususnya melalui sektor ekonomi kreatif.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/Badan Ekraf.

“Ibu Irene adalah contoh bagaimana identitas budaya tidak pernah membatasi seseorang untuk berkarya bagi Indonesia. Beliau menunjukkan bahwa keberagaman justru memperkuat kreativitas, inovasi, dan daya saing ekonomi bangsa,” ujar Al Busyra.

Sebagai penerima penghargaan yang sama, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa keberagaman budaya dan harmoni sosial merupakan fondasi penting dalam kehidupan masyarakat Singkawang.

“Dengan mayoritas penduduk suku Tionghoa, Singkawang dikenal sebagai salah satu kota paling toleran karena warganya hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai-nilai saling menghargai dan kebersamaan inilah yang terus kami jaga sebagai kekuatan kota kami,” ujarnya.

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berharap momentum apresiasi publik dari salah satu pemangku kepentingan seperti ini dapat semakin memperluas dukungan bagi pegiat ekonomi kreatif Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth, pendorong pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif

Kolaborasi
Ekonomi Kreatif
Irene Umar
Wamenekraf
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
ekonomi digital
Potensi Kolaborasi
Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Kolaborasi Industri Kreatif
Membangun Ekonomi Kreatif dari Daerah
Kemajuan Ekonomi Kreatif
Potensi Besar Ekonomi Kreatif
Produk Lokal Pacu Ekonomi Kreatif
Capaian Kinerja Kementerian Ekraf
Kinerja Kementerian Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI