Jakarta, 5 November 2025 — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menerima BSMT Award dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) atas kontribusinya membawa karya kreator lokal ke panggung global. Penghargaan ini menjadi pemicu untuk memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah dan komunitas dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima BSMT Award dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jakarta, Rabu (5/11/2025).
“Penghargaan ini saya anggap sebagai pengingat bahwa kolaborasi adalah bahan bakar utama. Dengan dukungan jejaring seperti PSMTI, kita dapat membangun ekosistem yang hidup — di mana kreativitas, bisnis, dan keberlanjutan saling menopang,” kata Wamen Ekraf seusai menerima BSMT Award dari di Autograph Tower, Jakarta, Rabu, 5 November 2025.
Wamen Ekraf mengatakan penghargaan ini diberikan kepada seluruh pejuang ekonomi kreatif Indonesia yang telah memberikan kontribusinya terhadap ekonomi nasional. Wamen Ekraf juga mengajak pejuang ekonomi kreatif untuk meningkatkan kekuatan kolaborasi lintas komunitas dan dunia usaha.
“Visi kita jelas: menjadikan ekonomi kreatif the new engine of growth. Bukan sekadar jargon, tapi strategi konkret menuju Indonesia yang lebih kompetitif, mandiri, dan berdaya di 2045,” tegas Wamen Ekraf
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Ekraf bersama jajaran PSMTI juga melakukan pertemuan terbatas untuk menjajaki potensi kolaborasi strategis. Diskusi membahas pengembangan ekonomi sirkular berbasis kreatif, pemanfaatan ruang publik bagi seniman dan pelaku UMKM, serta peluang kemitraan berkelanjutan antara komunitas dan pelaku industri kreatif.
Sekretaris Umum PSMTI Peng Suyoto menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada sosok yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menghadirkan arah baru bagi kemajuan bangsa melalui inovasi dan ekonomi kreatif.
“Kami melihat Ibu Irene sebagai figur yang mampu menghadirkan spirit baru dalam industri kreatif. Ia tidak hanya berbicara tentang karya, tapi juga tentang bagaimana kreativitas bisa menjadi kekuatan ekonomi bangsa,” ujar Peng Suyoto.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.
Peng menilai kiprah Wamen Ekraf dalam mendorong karya lokal ke level global menjadi bukti nyata bahwa ekonomi kreatif memiliki daya saing tinggi.
“Fenomena seperti Jumbo menunjukkan bagaimana karya anak bangsa bisa menembus pasar global dan memberi dampak besar bagi citra Indonesia. Ekonomi kreatif kini menjadi cara baru memperkenalkan Indonesia ke dunia—sejajar dengan diplomasi budaya dan olahraga,” tambahnya.
BSMT Award memiliki tiga kategori penerima: tokoh mendiang nasional, tokoh senior, dan generasi muda. Dalam ajang kali ini, Wamen Ekraf dinilai mewakili semangat generasi muda yang berani berinovasi dan membangun kolaborasi lintas sektor, menjadikan kreativitas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi masa depan.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.
Melalui penghargaan ini, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berharap semakin banyak pemimpin dan komunitas terlibat aktif memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia — menjadikannya sebagai sektor unggulan dan penggerak pertumbuhan baru bagi perekonomian nasional.
Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
