Wamen Ekraf Terkesan Eksplorasi Seni Berbasis AI dan 3D Printing di Bali

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 8 Mei 2026
Wamen Ekraf Terkesan Eksplorasi Seni Berbasis AI dan 3D Printing di Bali

Jakarta, 8 Mei 2026 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, memuji pemanfaatan teknologi dalam melestarikan budaya sekaligus memajukan inovasi seniman visual lokal di kancah global seperti yang dilakukan di Jemana Murti Studio, Denpasar, Bali. Wamen Ekraf menilai kunci utama ekonomi kreatif seperti ini bisa menjembatani tradisi dengan teknologi masa depan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, melakukan kunjungan kerja ke Jemana Murti Studio, Bali, Jumat (8/5/2026).

"Kami sangat terkesan dengan bagaimana Jemana Murti Studio berhasil menjembatani kesenjangan antara kearifan lokal Bali dengan teknologi futuristik. Kementerian hadir untuk memastikan eksplorasi seni berbasis AI-generated dan 3D printing mendapat ruang tumbuh yang tepat, Inovasi ini merupakan wajah baru ekonomi kreatif yang berani mendefinisikan ulang tradisi di era digital," ujar Wamen Ekraf saat mengunjungi Jemana Murti Studio di Bali, Jumat (8/5).

Wamen Ekraf berdialog langsung dengan seniman Jemana Murti untuk melihat proses kreatif pembuatan patung dan instalasi eksperimental yang merespons isu regenerasi tradisi. Peninjauan ini sekaligus mengangkat potensi hidden gems Indonesia ke panggung internasional agar mampu bersaing global tanpa kehilangan jati diri budayanya.

"Lewat karya Jemana Murti, kita melihat bagaimana teknologi 3D printing mampu menjaga jiwa budaya Bali dengan memadukan tradisi dan modernitas secara harmonis. Saya berharap seluruh seniman dapat berkolaborasi dan duduk sama rendah berdiri sama tinggi, agar kekuatan budaya kita bisa bersinar di panggung global tanpa sedikit pun kehilangan jati diri," ujar Wamen Ekraf.

Jemana Murti adalah seniman visual asal Denpasar yang mengeksplorasi regenerasi tradisi Bali melalui medium kontemporer seperti AI dan 3D printing. Melalui pendekatan old meets new, ia menggabungkan estetika tradisional dengan teknologi futuristik untuk menciptakan karya eksperimental yang fokus pada preservasi budaya serta hubungan antara manusia, ritual, dan teknologi.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

Kunjungan ini juga menyoroti pentingnya pengembangan ekosistem kreatif di Bali yang tidak hanya bersandar pada sektor pariwisata, tetapi juga pada kekuatan kekayaan intelektual (IP) yang orisinal. Pertemuan tersebut membahas rencana kolaborasi untuk membawa karya instalasi Jemana Murti ke panggung internasional, Hal ini bertujuan menunjukkan keunggulan Indonesia dalam memadukan estetika tradisional dengan teknologi modern yang sarat kedalaman filosofis.

Turut hadir mendampingi Wamen Ekraf dalam kunjungan ini antara lain Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif dan Data, Jago Anggara dan Tenaga Ahli Bidang Regulasi dan Kelembagaan, Dahana Esa Putera.

Kiagoos Irvan Faisal

Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Irene Umar
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Subsektor Seni Pertunjukan
Subsektor Seni Rupa
Seni Pemicu Ekonomi Kreatif
Kolaborasi Industri Kreatif
Kementerian Ekraf/Badan Ekraf RI
KitaMulaiCaraBaru
gambar Menekraf Siap Berkolaborasi dengan IKAPI untuk Mendorong Industri Penerbitan
gambar Wamenekraf Dukung LAKON Indonesia sebagai Wadah Fesyen Global
gambar Wamenekraf Tekankan Pentingnya Petani dalam Ketahanan Negara