Wamenekraf Hadiri Launching Buku A Kind of Magic, Buku Fotografi Warisan Nostalgia

Kemenekraf/Bekraf RISabtu, 17 Mei 2025
Wamenekraf Hadiri Launching Buku A Kind of Magic, Buku Fotografi Warisan Nostalgia

Jakarta, 17 Mei 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menghadiri peluncuran buku A Kind of Magic karya Juliana Tan. Wamenekraf Irene menyebut buku fotografi itu mengandung pesan mendalam dari pengalaman personal.

Wamenekraf Irene Umar dukung karya kreatif lintas generasi lewat peluncuran buku A Kind of Magic, MET Glodok, Jakarta, Sabtu (17/5/2025).

"Buku ini punya misi sebagai buku fotografi yang memperkenalkan dan menyajikan jalinan visual mendalam atas kisah pribadi dari tahun 1998. Tentu pengalaman dan narasi telah dirajut sebagai representasi yang bisa dilihat lintas generasi. Saya kembali teringat seperti apa masa-masa kritis dalam sejarah Indonesia saat itu," kata Wamenekraf Irene dalam acara yang berlangsung di MET Glodok, Jakarta pada Sabtu, 17 Mei 2025.

Foto-foto yang ditampilkan pada buku yang diterbitkan penerbit independen Jordan, Jordan Edition itu seolah berfungsi sebagai portal ke lanskap temporal yang telah diubah secara permanen oleh kekuatan eksternal. Karya buku fotografi ini mengubah narasi pribadi menjadi eksplorasi tema-tema universal yang bergema seperti perpindahan, kenangan, dan pencarian abadi untuk merebut kembali cerita kita sendiri.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

Dalam buku A Kind of Magic itu tak hanya berisi kenangan akan masa kecil Juliana Tan. Ada juga bentuk memoar tulisan mengenai peristiwa 1998 yang berhasil dilewati dengan penuh kekuatan cinta.

“Pendekatan buku ini seperti kekuatan untuk kemanusiaan. Kolaborasi yang dibentuk melalui buku ini menyadarkan bahwa masing-masing diri punya hati dan hal yang paling penting yaitu dengan cinta jadi bisa menyatukan kita semua,” ungkap Wamenekraf Irene.

Proyek buku A Kind of Magic dikerjakan lebih dari 10 tahun. Dalam buku fotografi ini juga terdapat tulisan esai yang ditulis 3 perempuan, Sylvie Tanaga, Metta Setiandi, dan Charlene Kayla Roeslie. Karya esai tersebut juga diterjemahkan dalam tiga bahasa yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Indonesia.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

“A Kind of Magic adalah reformasi masa kecil saya dari rumah dan identitas. Buku ini tentang membangun kembali otak dan masa kecil saya melalui imajinasi dan yang terekam memori. Apalagi kita semua memiliki ingatan tentang apa yang telah terjadi selama tahun 1998 waktu itu. Maka, dari hal yang paling pribadi, kita akan menemukan kebenaran universal sebagai manusia,” ungkap Juliana Tan.

Sementara itu, salah satu penulis esai dan seniman multidisiplin yang suka eksplorasi antropologi sosial, Metta Setiandi mengatakan bahwa buku A Kind of Magic tak hanya menjadi bagian dari memori kolektif, tetapi sebagai bentuk karya yang lebih berani untuk melihat kembali hal-hal yang telah membekas dalam hidup lintas generasi.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

“Ini bukan cuma sebagai memori kolektif, tapi juga menjadi catatan penting seperti apa yang terjadi tahun 98. Ini menjadi sesuatu yang perlu ditulis dan perlu disuarakan terus dengan penuh keberanian. Generasi masa kini harus berani menyuarakannya. Ini bukan buku foto biasa atau pengalaman personal, tetapi sebuah warisan untuk nostalgia bagi generasi sebelumnya dan yang berikutnya,” ucap Metta.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Subsektor Fotografi
Kerja Terlaksana Kita Jadi Bisa

Postingan Terkait

gambar   Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa
Menteri Ekraf di Save My Generation Conference: Kreativitas Generasi Muda Luar Biasa

Bekasi, 18 April 2026 - Ekonomi kreatif lekat dengan generasi muda. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyadari modal itu perlu dukungan banyak pihak untuk menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional agar lebih melaju.

...
gambar Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair
Wamen Ekraf Apresiasi Perayaan Paskah Berbasis Edukasi Warisan Budaya di Easter Fair

Jakarta, 5 April 2026– Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan The Dharmawangsa Jakarta menghadirkan Easter Fair sebagai perayaan Paskah keluarga dengan sentuhan inovatif melalui pendekatan edukatif serta kreativitas berbasis kearifan lokal. Wamen Ekraf, Irene Umar, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

...
gambar   Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa
Upacara HUT ke-80 RI di Kementerian Ekraf, Kreativitas Jadi Sumber Kemajuan Bangsa

Jakarta, 17 Agustus 2025 - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengajak ASN jajaran Kementerian Ekraf mentransformasi kemerdekaan menjadi inovasi dan kreativitas yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan Menteri Ekraf dalam Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Ekraf di Gedung Film, Jakarta, Minggu, 17 Agustus 2025.

...