Wamenekraf Hadiri “Tokenizing the World” untuk Perkenalkan Ekosistem Web3 dan RWA

Kemenekraf/Bekraf RIJumat, 25 April 2025
Wamenekraf Hadiri “Tokenizing the World” untuk Perkenalkan Ekosistem Web3 dan RWA

Jakarta, 25 April 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar menyampaikan komitmen pemerintah dalam menyusun regulasi komprehensif untuk Real World Assets (RWA) berbasis blockchain. Hal ini disampaikan dalam acara "Tokenizing the World: Unlocking the Global Wealth with Web3 and Real World Assets" yang digelar Coinkami di Ball Room Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat, 25 April 2025.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf - Wamenekraf terus mendorong penyusunan regulasi komprehensif Real World Assets (RWA) berbasis blockhain agar mendapatkan kepastian hukum serta menjadi dasar terbukanya peluang baru bagi para pelaku industri kreatif berbasis AI dan blockchain, Ball Room The Ritz-Carlton, Jakarta (25/04/25).

“Perkembangan pasar kripto dan blockchain yang fluktuatif menuntut kita untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan yang ada. Model investasi RWA, di mana aset fisik atau hak legal seperti karya seni, properti, dan intelektual property direpresentasikan secara digital, membawa peluang besar tetapi juga menuntut kepastian hukum,” ujar Wamenekraf Irene Umar dalam diskusi pada acara tersebut.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf.

Coinkami, sebagai salah satu media di Indonesia dalam pemberitaan aset kripto, aset digital, teknologi blockchain, dan ekosistem Web3. Mereka menyelenggarakan Tokenizing the World sebagai wujud komitmen memberikan edukasi menyeluruh bagi pelaku industri, regulator, dan masyarakat umum. Acara ini mengangkat tema integrasi aset nyata yang dikenal sebagai Real World Assets (RWA)—ke dalam jaringan blockchain, serta peluang investasi dan tantangan regulasi yang menyertainya.

Sebagai otoritas perancang kebijakan, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memandang RWA masih pada tahap awal pertumbuhan ekosistem blockchain di Indonesia. Oleh karena itu, dialog intensif antara pemerintah, pelaku industri (builders), akademisi, serta asosiasi menjadi kunci untuk merumuskan kerangka regulasi.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Kami mengajak seluruh pembangun ekosistem blockchain untuk duduk bersama, membahas aspek teknis, hukum, hingga keperluan sosialisasi teknologi AI dan blockchain kepada masyarakat luas,” tambah Wamenekraf Irene.

Wamenekraf Irene menyatakan Kemenekraf ingin melakukan pendekatan hexahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, media, dan masyarakat, untuk penyusunan regulasi RWA. Kemenekraf berupaya merancang kebijakan end to end yang dapat memfasilitasi inovasi sekaligus melindungi kepentingan publik.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf

“Kami akan berupaya untuk membuat regulasi RWA yang holistik, dari standar metode pembayaran baru hingga mekanisme distribusi dan pendaftaran hak atas aset digital. Regulasi ini akan membantu investor, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat umum untuk memanfaatkan potensi Web3 dengan aman dan terjamin,” jelas Irene.

Dalam sesi diskusi panel, hadir pula Direktur Teknologi Baru Kemenekraf, Dandy Yudha Feryawan.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Irene Umar
Menekraf
Wamenekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Real World Assets
Industri Kreatif berbasis AI dan Blockchain
RWA

Postingan Terkait

gambar Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney
Kemenekraf Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Kolaborasi dengan InJourney

Jakarta, 14 Februari 2024 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, termasuk PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat realisasi program-program ekonomi kreatif yang tepat sasaran sesuai arahan pemerintah pusat.

...
gambar Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali
Menekraf Harap 5th Multilateral Naval Exercise Komodo Berdampak ke Perajin Bali

Bali, 16 Februari 2025 - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) berharap gelaran 5th Multilateral Naval Exercise Komodo 2025 (5th MNEK 2025) di Bali memberi dampak pada para perajin lokal. Tercatat lebih dari 50 pelaku ekonomi kreatif mengikuti kegiatan bertaraf internasional ini.

...
gambar Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025
Wamenekraf Dorong Kolaborasi dan Ekspansi Global di Future of Beauty Summit 2025

Jakarta, 17 Februari 2025 – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menjadi pembicara dalam salah satu sesi talkshow pada acara Future of Beauty Summit 2025 yang diinisiasi oleh Female Daily. Dalam kesempatan tersebut, Wamenekraf Irene memberikan apresiasi terhadap acara yang mencetuskan inovasi, solusi, dan kolaborasi untuk mendorong perubahan ekonomi kreatif yang memengaruhi perilaku konsumen masa kini dan masa depan.

...