Pimpinan

photoProfile

TEUKU RIEFKY HARSYA

MENTERI EKONOMI KREATIF/KEPALA BADAN EKONOMI KREATIF

 Teuku Riefky Harsya adalah Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia di Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Dengan rekam jejak panjang di bidang politik, bisnis, dan kepemimpinan publik, beliau diamanahkan untuk memimpin transformasi sektor ekonomi kreatif Indonesia menuju ekosistem yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing global.

Lahir di Jakarta pada 28 Juni 1972, Teuku Riefky menempuh pendidikan tinggi lintas disiplin dan lintas negara. Ia meraih gelar Sarjana di Bidang Mass Communication dari Military College of Vermont (ROTC, Amerika Serikat) dan menyelesaikan Magister Teknik di bidang Manajemen Gas di Universitas Indonesia dengan predikat cum laude. Kombinasi pendidikan militer, teknik, dan finansial menjadikan beliau sosok yang tangguh, analitis, dan strategis dalam merumuskan kebijakan publik.

Sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2020–2025, beliau memainkan peran penting dalam konsolidasi partai dan arah strategis kebijakan nasional. Di parlemen, Teuku Riefky dipercaya masyarakat selama empat periode berturut-turut sebagai anggota DPR RI. Kepiawaiannya dalam membangun dialog, merumuskan kebijakan, dan mengawal aspirasi publik menjadi modal penting dalam kepemimpinan beliau di kementerian.

Selain di bidang politik, Teuku Riefky juga memiliki pengalaman luas di dunia usaha. Pada era 1990-an, beliau memimpin sejumlah perusahaan nasional sebagai direksi, di antaranya sebagai Presiden Direktur Grandkemang Hotel Management dan Direktur Pemasaran di Uninet Media Sakti, salah satu pelopor ISP nasional. Pengalaman tersebut membekalinya dengan pemahaman mendalam terhadap dinamika industri kreatif, ekonomi digital, serta pola konsumsi masyarakat modern.

Sebagai Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky mengusung visi besar: menjadikan ekonomi kreatif sebagai kekuatan utama dalam membentuk identitas nasional dan menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dengan mendorong kolaborasi lintas sektor, memberdayakan talenta lokal, serta mengintegrasikan teknologi dengan budaya, beliau berkomitmen menghadirkan kebijakan yang mendorong inovasi, membuka lapangan kerja baru, dan memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi kreatif global.

icon survey ekraf
avatar emika