Berikan Materi di Retret Magelang, Menekraf Dorong Kepala Daerah Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif

Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf RI
Kamis, 27 Februari 2025
0
1471
Berikan Materi di Retret Magelang, Menekraf Dorong Kepala Daerah Bentuk Dinas Ekonomi Kreatif

Magelang, 27 Februari 2025 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf), Teuku Riefky Harsya, menjadi pembicara dalam agenda Retret Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 27 Februari 2025.

Menekraf Teuku Riefky Harsya dorong kepala daerah bentuk Dinas Ekonomi Kreatif untuk perkuat ekosistem ekraf dan kesejahteraan masyarakat saat mengadiri acara Retret Magelang, Kamis (27/02/25).

Dalam acara ini, Menekraf Riefky mendorong kepala daerah untuk membentuk Dinas Ekonomi Kreatif di wilayah masing-masing guna memperkuat ekosistem ekraf daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kepala daerah memiliki peran sentral dalam membentuk Dinas Ekonomi Kreatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja berkualitas," ujarnya.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Dalam pemaparannya, Menekraf Riefky menekankan bahwa ekonomi kreatif adalah pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Dia juga menyoroti visi pemerintahan Prabowo-Gibran, "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," yang menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu prioritas dalam Asta Cita.

"Ekonomi kreatif adalah kunci dalam menggerakkan perekonomian nasional dari tingkat daerah. Menuju Indonesia Emas 2045, ekonomi kreatif menjadi prioritas dalam menciptakan kemandirian bangsa," kata Menekraf Riefky.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa sektor ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah dan membuka peluang kerja berkualitas. Pemerintah telah menetapkan target peningkatan kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan pendapatan daerah.

"Kementerian Ekonomi Kreatif memiliki 17 subsektor prioritas, seperti kuliner, kriya, fashion, hingga seni rupa. Kita harus memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan pendapatan daerah dan menciptakan lapangan kerja berkualitas," tegasnya.

Menekraf Riefky menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Konsep Hexahelix, yang melibatkan pemerintah, lembaga keuangan, media, akademisi, asosiasi, dan sektor bisnis, disebutnya sebagai strategi utama dalam membangun industri ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga keuangan, media, akademisi, asosiasi, dan sektor bisnis, sangat penting untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang berdaya saing global," tambahnya.

Retret Magelang berlangsung selama sepekan, sejak 21 hingga 28 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman kepala daerah mengenai tugas, fungsi, dan wewenang mereka, serta menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi pembangunan nasional.

Selain membahas ekonomi kreatif, Retret Magelang juga memperdalam pemahaman peserta mengenai Asta Cita, lima prinsip dasar dalam membangun negara yang kuat dan sejahtera.

Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf/Bekraf.

Dalam acara ini, Menekraf Riefky didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi dan Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Dessy Ruhati. Turut hadir Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Kiagoos Irvan Faisal

Plt. Kepala Biro Komunikasi

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Ekonomi Kreatif
Ekraf
Teuku Riefky Harsya
Menekraf
The New Engine Of Growth
Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Dinas Ekonomi Kreatif
Kepala Daerah
Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045
icon survey ekraf
avatar emika