Payau, Pameran Tunggal Iwan Yusuf di Ambang Gambar dan Instalasi

Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf RI
Jumat, 2 Januari 2026
1
131

EDSU House membuka ruangnya untuk Payau, pameran tunggal terbaru Iwan Yusuf. Judul itu mengacu pada pertemuan air tawar sungai dan air asin laut, sebuah metafora yang menjadi benang merah karya-karya dalam pameran ini.

Iwan memindahkan elemen yang biasa berada di laut ke dalam kubus putih galeri. Jaring pukat harimau bekas, material sehari-hari nelayan, kini dipasang ulang sebagai objek seni. Perpindahan konteks ini bukan sekadar estetika, Ia mengubah fungsi dan tafsir jaring itu sendiri.

Baca Juga: Kementerian Ekraf Dukung Pameran Nyala, Hidupkan Sejarah Perang Diponegoro Lewat Seni

Ruang DUHU menampung salah satu karya paling dominan, semuanya ditumpahkan dalam bidang berukuran 300 x 508 cm, modelnya seperti pusaran seolah siklon menggantung di hadapan. Dari jauh tampak seperti gambar pada dinding, tetapi ketika didekati lapisan-lapisan jaring membuka dimensi lain, bentuk yang meruang, berjarak, dan membuat mata menilai ulang apakah yang dilihat dua atau tiga dimensi.

Payau merangkum perjalanan dua dekade praktik Iwan. Dari lukisan hiper-realis dan patung sampai land art, pameran ini menempatkan jaring sebagai bahasa visual utama, pilihan yang menyentuh aspek personal sekaligus kolektif.


Sumber: Instagram @edsu_house

Lahir di Gorontalo, kota pesisir antara Teluk Tomini dan Laut Sulawesi, pengalaman muara menjadi memori yang terus kembali dalam karyanya. “Sebenarnya ide awalnya dari muara, di mana itu memori saya selama 20 tahun, jauh di daerah Gorontalo,” tuturnya. Menggambarkan asal mula gagasan yang kini berlabuh di EDSU House.

Baca Juga: Wamen Ekraf Buka Pameran Graphic Memoir, Dorong Komik Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Proses kerja dimulai dari gambar arang di atas kertas, lalu direkonstruksi ke skala besar. Lapis demi lapis jaring disusun untuk menciptakan ilusi yang ambigu, datarnya terlihat, ruangnya terasa saat didekati, menjaga karya di ambang lukisan dan instalasi.

Payau bukan hanya pengalaman visual. Pameran ini menjadi ruang pertemuan antara karya, pembuat, dan penonton, sekaligus kontributor kecil bagi ekosistem seni rupa lokal dan ekonomi kreatif. Payau dipamerkan di EDSU House, Jalan Kaliurang Km 5,5 No.72, Sleman, Yogyakarta, dari 21 November 2025 hingga 1 Februari 2026.

icon survey ekraf
avatar emika