Jakarta, 23 September 2025 — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menerima audiensi dari Yayasan Waroeng Imaji yang menginisiasi penyaluran bakat anak-anak rusun lewat seni dan pertunjukan. Yayasan itu juga menghadirkan karya Intellectual Property (IP) lokal yang dapat menjadi medium edukasi, pembangunan karakter, serta pemberdayaan generasi muda.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari Yayasan Waroeng Imaji, Jakarta, Selasa (23/09/2025).
Yayasan Waroeng Imaji selama ini konsisten menghadirkan karya kreatif yang dekat dengan anak-anak dan keluarga Indonesia. Sejak 2017, mereka telah meluncurkan musikal Aku Anak Rusun yang melibatkan anak-anak penghuni rusun, memproduksi konten animasi Squad Midodo berkolaborasi dengan Binus University, menghadirkan Podcast Waroeng Imaji di Spotify, hingga menggandeng Kompas TV dalam operet daring pada masa pandemi.
Seluruh program tersebut berangkat dari semangat membangun karakter anak sekaligus memberdayakan komunitas rusun di Jakarta. Wamen Ekraf Irene lantas menekankan pentingnya strategi keberlanjutan agar IP lokal bisa tumbuh berkelanjutan dan melekat di benak masyarakat.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
“Kuncinya ada pada strategi media dan aktivasi. Bagaimana Squad Midodo bisa dikenal dan melekat di hati anak-anak, mulai dari media sosial, konten YouTube, hingga kegiatan offline seperti dongeng interaktif di ruang publik atau pusat perbelanjaan. Dengan pondasi itu, operet tahun depan akan menjadi puncak dari proses membangun audiens sekaligus model bisnis yang berkelanjutan,” ujar Wamen Ekraf Irene saat audiensi yang berlangsung di Autograph Tower, Jakarta pada Selasa, 23 September 2025.
Di tempat yang sama, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, menyampaikan bahwa kementerian siap bersinergi untuk memperkuat promosi IP lokal hasil karya anak bangsa.
“Kami melihat potensi besar dari karya seperti Squad Midodo. Kementerian Ekraf akan berupaya menghadirkan dukungan promosi melalui berbagai kanal, baik media internal kementerian, jejaring mitra, maupun kolaborasi dengan ekosistem kota, termasuk pusat perbelanjaan di Jakarta. Harapannya, IP lokal ini bisa menjangkau lebih banyak anak dan keluarga Indonesia,” ujar Yuke.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Dovieke Angsana, Co-Founder & Managing Director sekaligus Head of Production Yayasan Waroeng Imaji, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas dukungan pemerintah.
“Kami berharap Kementerian Ekraf dapat mendukung promosi Squad Midodo kepada masyarakat luas, memanfaatkan IP lokal ini sebagai media penyampai pesan-pesan pemerintah yang dekat dengan anak dan keluarga, serta menjadi mitra utama dalam program promosi Operet Skuad Midodo dan Bobo. Dengan dukungan tersebut, kami yakin karya anak bangsa ini bisa memberikan dampak lebih besar,” ungkap Dovieke.
Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.
Melalui audiensi ini, Kementerian Ekraf menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan IP lokal sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Kiagoos Irvan Faisal
Plt. Kepala Biro Komunikasi
Kementerian Ekonomi Kreatif
